Rapat Rutin Seninan Bahas Rencana Pelatihan Perlindungan Perempuan dan Anak untuk Kades dan Tokoh Masyarakat
Dalam Rapat Rutin Seninan yang dilaksanakan di Balai Desa Kebowan, jajaran Pemerintah Desa bersama perangkat dan kader membahas rencana penting terkait pelatihan perlindungan perempuan dan anak yang akan menyasar Kepala Desa, perangkat desa, serta tokoh masyarakat. Agenda ini muncul sebagai bentuk komitmen desa terhadap penguatan peran masyarakat dalam pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Desa Kebowan, Bapak Jarot Wiyono, dan dihadiri oleh Sekretaris Desa, para Kasi dan Kaur, kader PKK, BPD, serta perwakilan tokoh agama dan tokoh pemuda. Dalam pembahasan, disampaikan bahwa pelatihan ini akan bekerja sama dengan Dinas P3A Kabupaten Semarang serta melibatkan narasumber dari Puskesmas dan lembaga pendamping korban kekerasan.
“Perlindungan perempuan dan anak bukan hanya tugas keluarga, tapi tanggung jawab kita bersama, termasuk pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan seluruh warga,” ujar Bapak Jarot.
Adapun tujuan pelatihan meliputi:
-
Meningkatkan pemahaman tentang jenis-jenis kekerasan terhadap perempuan dan anak.
-
Mengetahui tanda-tanda kekerasan dan pola pengasuhan positif.
-
Memberikan pemahaman alur pelaporan dan penanganan korban kekerasan.
-
Menguatkan peran tokoh masyarakat sebagai pelindung lingkungan dari kekerasan dan diskriminasi.
Kegiatan pelatihan direncanakan akan dilaksanakan pada akhir Juli 2025 dengan peserta dari unsur Kepala Dusun, Ketua RT/RW, tokoh agama, tokoh pemuda, serta ibu-ibu kader dan PKK. Materi pelatihan akan dikemas secara interaktif dalam bentuk diskusi, studi kasus, dan simulasi penanganan.
Dalam rapat ini juga dibahas teknis pelaksanaan, seperti waktu, tempat, narasumber, serta kebutuhan anggaran. Sekretaris desa menekankan pentingnya dokumentasi kegiatan sebagai bukti dukungan Desa Kebowan terhadap program kabupaten layak anak.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para pemimpin masyarakat desa dapat menjadi garda depan dalam mendeteksi, mencegah, dan menangani kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan masing-masing.
Fhadjril Pratama Ferdian
06 Agustus 2025 11:21:36
perbanyak beribadah...